Soal klarifikasi yang diampaikan oleh Dirut PDAM kepada media yang menerbitkannya, Marsel Ahang menganggap bahwa itu hanya sebuah dalil.

“Dan tadi malam juga kan dia buat pernyataan di media untuk klarifikasi, tapi bagi saya itu semua alibi dia. Sudah jelas bahwa dalam voice (rekaman) itu dia menerangkan bahwa ada jatah Bupati, ada jatah wakil bupati, ada jatah Sekda, ada jatah DPRD ada jatah dia sendiri. Sama halnya dia ini menepuk air di dulang terpercik muka sendiri,” tegas Marsel.

Menurutnya, Dirut PDAM Tirta Komodo harus menyampaikan kepada publik secara terbuka. Karena dengan pernyataan itu dia tidak bisa beralibi lagi.

“Apalagi sudah jelas suara dia itu kan sudah sebagai bukti petunjuk, bahwa mereka sudah ada niat untuk mempekerjakan titipan tenaga di perumda tirta komodo,” ujarnya

Bagi saya, kata Marsel, bahwa harus jujur lah direktur PDM Tirta komodo itu. Dia harus mengaku ke publik bahwa Siapa-siapa anggota dewan yang ikut meminta jatah itu. Dia harus terbuka, sehingga publik harus tahu. Bahwa Angota Dewan ini yang menitip tenaga di PDAM Tirta komodo.