“Mau bagaimana lagi pak, warga banyak keperluan di Kota Ruteng dan ke tempat lain jadi tetap jalan. Tapi kalau segera diperbaiki, mungkin akan lebih memudahkan para pengendara,” kata Ferdinandus.

Dijumpai di lokasi yang sama, anggota DPRD Provinsi NTT Yeni Veronika, SH., mengatakan bahwa pihaknya meminta pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi NTT untuk segera mengambil alih dalam menangani kondisi jalan itu.

“Sebagai DPR saya minta kepada Dinas PU Provinsi, karena kondisi hujan yang begitu deras sehingga jalan ini amblas dan sebagian tembok penahannya ambruk untuk segera diperbaiki,” katanya.

Tidak hanya itu, Yeni Veronika dalam hasil pantauannya, terlihat pada beberapa titik jalan Noa-Golo Welu sudah mulai rusak.

Padahal kata dia, jalan tersebut baru selesai dikerjakan pada tahun 2021 lalu. Dinas PU diminta agar segara mengatasi kerusakan atau tanah longsor yang menimbun badan jalan itu.

“Saya minta dari PU, khusus Bina Marga untuk turun ke lokasi dan melihat kondisi ini, karena ini juga belum lama dikerjakan. Kepala Dinas PU untuk berkoordinasi kepada siapa yang kerja ini jalan terutama untuk kontraktor dan pengawasnya agar jalan ini menjadi prioritas untuk diperbaiki,” tutupnya.