Ketua Asosiasi Jurnalis Indonesia NTT, Marthen Bana, berharap agar berita-berita terkait COVID-19 perlu dilakukan pengecekan terlebih dahulu, sebelum di sebarluaskan ke publik.

“Karena sekali kita share informasi apa yang tidak benar, kita terjerumus ke dalam pemberi berita hoax dan mencelakakan banyak orang. Kita saring dulu baru sharing ke yang lain,” pintanya.

Untuk diketahui, Saat ini WVI dengan dukungan Unicef sedang menjalankan Program RCCE (Komunikasi Risiko dan Pelibatan Masyarakat) dalam upaya pemberdayaan Anak Remaja dan Anak Muda di NTT. (*)