Selain itu, pihaknya juga sudah mengkampanyekan di 48 sekolah di Kabupaten Kupang, Sumba Timur, Sumba Barat Daya, dan Sumba Barat.

“Sehingga kita harap, kegiatan Exhibition atau Demo Day itu dapat dilanjutkan dan replikasi oleh dinas pendidikan dan sekolah-sekolah lain di daerah masing masing,” ujar General Zone Manager WVI NTT Ebenezer Sembiring, Kamis 13 Januari 2022.

Sementara Fajar selaku staf komunikasi pembangunan UNICEF Provinsi NTT menyampaikan, UNICEF sebagai lembaga PBB yang mengurus hak anak-anak terus bergerak bersama WVI untuk melakukan komunikasi resiko terhadap Covid-19 dan vaksin.

Menurutnya, kegiatan bersama WVI itu telah dilaksanakan sejak bulan Agustus 2021 dan melibatkan remaja di NTT dari berbagai sekolah di daratan Sumba dan Timor.

“Komunikasi risiko dan promosi vaksin ini kita lakukan khusus bagi anak-anak di NTT. Selama dari Agustus sampai September, kita sudah melakukan banyak kampanye-kampanye yang diprakarsai oleh remaja-remaja di NTT,” katanya.

Fajar menambahkan, sudah banyak pelatihan yang diberikan kepada remaja di NTT, sehingga mereka mampu memetakan masalah dan melahirkan inovasi-inovasi baru dalam melakukan komunikasi risiko.