Penyerahan kunci rumah tersebut berlangsung di dalam rumah karena pada saat itu  kelurahan Maulafa diguyur hujan deras. Menyambut penyerahan kunci rumah Yohanis didampingi kerabat dan tetangga.

Dengan penuh rasa bahagia dan haru Yohanis menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Kupang atas program bantuan bedah rumah yang menyentuh rakyat kecil dan tak mampu. Ia berharap program bedah rumah ini bisa terus dilanjutkan agar masyarakat Kota Kupang yang belum memiliki rumah layak huni bisa mendapatkan bantuan seperti dirinya.

Dari Kecamatan Maulafa, Wali Kota bersama  rombongan menuju rumah Oma Lebrina Bistolen di kelurahan Bakunase. Ibu Lebrina Bistolen adalah seorang janda yang mengalami kelumpuhan sejak 7 tahun yang lalu akibat serangan stroke dan komplikasi lainnya.

Ia hanya terbaring di tempat tidur karena sakit yang diderita. Suaminya telah lama meninggal dan setiap hari Oma Lebrina dibantu seorang anak perempuannya  yang telah dewasa, bernama mama Yane.

Mama Yane selain mengurus keseharian Oma Lebrina, juga harus menyelesaikan beberapa pekerjaan lainnya mulai dari menyiram sayur hingga mengurus ternak. Mewakili Oma Lebrina, mama Yane menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Kupang yang telah membantu Oma Lebrina. 

Dengan suara terisak ia menyampaikan keluarga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota Kupang dan semua jajaran yang telah melihat dan membantu membangun rumah bagi Oma Lebrina.

“Tidak ada yang bisa kami beri selain ucapan terima kasih dan doa tulus, semoga dalam pelayanan Bapak Wali Kota dan jajarannya selalu diberikan berkat dan kebijaksanaan berlimpah dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Pada kesempatan ini kami keluarga juga mengucapkan selamat ulang tahun yang ke-62 tahun kepada bapak Wali Kota, semoga diberikan umur  panjang dan kesehatan, menjadi berkat bagi keluarga dan masyarakat Kota Kupang,” pungkasnya.

Perjalanan dilanjutkan menuju kelurahan Bakunase 2, tepatnya di RT 16, di rumah bapak Romanus Tupitu Seran (55Th). Bapak Romanus adalah seorang lansia yang setiap harinya bekerja sebagai  petani sawah dan  menyiram sayur di kebun dekat rumahnya.