“Sementara kawasan strategis wilayah utara meliputi Compang Cibal dan sekitarnya, Torong Besi dan sekitarnya, Reok dan sekitarnya,” jelasnya menambhkan.

Selain itu, kawasan strategis wilayah atai zona tengah meliputi Ruteng dan sekitarnya, Lingko Lodok dan sekitarnya, Liang Bua dan sekitarnya, Gereja St. Yosep dan 52 Biara.

“Sedangkan kawasan strategis zona selatan meliputi Wae Rebo dan sekitarnya, Todo dan sekitarnya, Pongkor dan sekitarnya, Pulau Mules dan sekitarnya,” tandasnya.

Dalam sidang pastoral, tampak sejumlah stakeholder pariwisata yang diundang untuk menyampaikan gagasan mereka. Antara lain, tiga Bupati Manggarai Raya, Direktris BOPLBF, Prof. Aleksius Jemadu, Ph.D dari Universitas Pelita Harapan Jakarta, pimpinan Keuskupan Ruteng, Pastor Paroki, Pimpinan Lembaga, dan tokoh umat. (*)