Menurutnya, penurunan angka NPL merupakan sebuah capaian yang luar biasa dari tingkat pengurus hingga staf Bank NTT. Ke depan, angka NPL akan ditekan semaksimal mungkin, sehingga kinerja Bank NTT tetap stabil menuju Bank Devisa.
Menurunnya angka NPL juga membawa angin segar dalam sektor kredit. Direktur Kredit Bank NTT Paulus Stefen Messakh menegaskan bahwa, kinerja kredit sejak awal menjadi perhatian dari semua pihak.
Karena itu, menekan angka kredit macet merupakan tantangan tersendiri bagi pengurus dan staf yang bertugas pada Direktorat Kredit Bank NTT.
Meski demikian, kerja keras dan kerja cerdas tetap ditunjukan sehingga pihaknya berhasil menekan angka kredit macet, walupun nilainya belum begitu banyak.
“NPL sampai end of year bisa berada di angka 2,6%. Kita punya optimisme yang sangat besar terutama terkait dengan perbaikan NPL,” kata Direktur Kredit Stefan Messakh.
Sementara Direktur Informasi Teknologi dan Operasional Bank NTT Hilarius Minggu menegaskan, menurunnya angka NPL dan pembenahan proses kredit sangat berpengaruh terhadap penilaian OJK.



Tinggalkan Balasan