2. Kami menyerukan kepada semua simpatisan dan warga Demokrat NTT yang pro bapak Jeriko dan mencintai demokrasi, untuk berhenti mendukung partai Demokrat, sebab kamu akan kecewa, karena ini Demokrat bukan partai yang luhur untuk menjaga Demokrasi di tubuhnya sendiri, hasil kemenangan Musda 12 suara untuk kepemimpinan Jeriko dikhianati oleh ketum Partainya sendiri. Tidak ada lagi yang tersisa dari kebanggaan kami terhadap Partal ini.

3. AHY adalah pemimpin egois dan tipis telinganya, dia hanya sanggup dengar bisikan Benny Kabur Harman (BKH) dan gerombolannya, dia tidak peduli dengan aspirnsi nyata dari warga Demokrat NTT yang mencintai Jeriko. AHY masuk dalam perangkap politlk ldentitas BKH di NTT yang hanya pro pemimpin yang sama suku dan agamanya, ini picu awal kehancuran Demokrat NTT. Susah mas Ketum mau nyapres kalau mudah diatur-atur begini.

4. AHY adalah pemimpin Muda yang belum matang dan belum sanggup mengelola demokrasi dalam partainya sendiri. AHY bukan negarawan, sekali lagi AHY bukan negarawan. la hanya pemimpin muda karbitan saja, yang tidak patut jadi contoh bagi generasi muda bangsa.