Sementara itu, Wakil Ketua DPRD NTT Ince Sayuna menyampaikan DPRD NTT secara keseluruhan telah berdiri di rel yang benar untuk melaksanakan fungsi check and balance demi kepentingan pembangunan di NTT.

Politisi Partai Golkar ini menyebut, saat ini total ada 13 perempuan anggota DPRD Provinsi NTT yang memprakarsai Ranperda pengarusutamaan gender.

“Melalui Ranperda itu, DPRD Provinsi NTT ingin agar semua kebijakan pemerintah Provinsi NTT termasuk OPD teknis harus ramah terhadap perempuan,” kata Ince Sayuna.

Selanjutnya, DPRD juga telah mengajukan 2 Ranperda inisiatif tentang perlindungan penyandang disabilitas dan perlindungan terhadap tenaga kerja bukan penerima upah.

Pantauan Koranntt.com, kegiatan jumpa Pers juga dihadiri oleh Wakil Ketua 2 DPRD NTT Chris Mboik, Wakil Ketua 3 DPRD NTT Alo Malo Ladi, Sekwan DPRD NTT Thobias Ngongo Bulu, serta awak media desk DPRD NTT. (*)