“Sehingga hasil karya mereka terjual habis. Dan tentunya ini bukti kepedulian pihak kejaksaan terhadap pariwisata, serta tatanan peradapan adat istiadat,” jelasnya.
Ia menambahkan, kampung adat todo merupakan pusat dari sejarah tanah Manggarai. Sehingga Pemerintah Daerah diharapkan mampu memberikan perhatian khusus terhadap pembangunan di kampung adat todo.
“Karena perputaran roda perekonomian itu merupakan siklus memperdayakan masyarakat. Dan mereka punya pengrajin, sehingga saya pikir penetapan pariwisata ini, Manggarai semakin berjutaan,” tandasnya.
Donatus Mo, perwakilan tokoh masyarakat adat kampung todo, mengapresiasi kehadiran dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Manggarai.
“Dengan kehadiran kejaksan ke Todo ini kami patut berbangga dan banyak hal yang kami peroleh. Kemudian ibu-ibu dari Todo ini mendukung dengan kehadiran mereka,” kata Donatus.
Ia menjelaskan, kehadiran Kejari Manggarsi beserta rombongan ke kampung adat todo adalah untuk mengetahui asal usul dan sejarah umum tanah Manggarai, hingga terbentuknya kerajaan Todo Manggarai.



Tinggalkan Balasan