Di samping pintu perbatasan negara, Konsultan Hukum Gubernur Bali ini mengemukakan akan juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk juga menjaga perbatasan antar wilayah di dalam propinsi.

Malaka berbatasan juga dengan Kabupaten TTU, TTS dan Belu. Sehingga arus lalu lintas manusia juga akan diperketat menjelang Natal dan Tahun Baru.

“Intinya kita akan selalu lakukan koordinasi dengan berbagai elemen terkait untuk mengantisipasi dan mencegah hal-hal yang tidak kita inginkan. Kita mau agar Natal dan Tahun Baru kita lewati dengan damai dan nyaman,” tandas Bupati Simon.

Terkait dengan koordinasi tersebut, Magister Hukum Universitas Udayana Bali ini mengutarakan pihak-pihak seperti Kepala PLBN Motamasin, Kepala Badan Perbatasan Daerah, TNI dan Polri serta pejabat tekhnis lainnya akan melakukan konsolidasi secara tekhnis sehingga pengawasan di pintu-pintu perbatasan antar negara dan wilayah berjalan dengan baik.

“Saya yakin, atas kerja sama lintas komponen dan elemen apa yang kita harapkan terjadi dan kita bisa mengikuti perayaan Nataru dengan baik,” tutup Bupati Simon yang juga berprofesi advokat ini. (Diskominfo Malaka)