Untuk mengungkap aktor intelektual dibalik kasus pembunuhan, Agus Payong menyarankan penyidik Polda NTT menggunakan alat deteksi kebohongan saat melakukan pemeriksaan terhadap para saksi.

“Sehingga tersangka dan saksi tidak memberikan keterangan by design, dan harus sesuai dengan peristiwa yang terjadi,” tandasnya.

Sebagai bentuk dukungan dalam menghadapi proses hukum, Pemuda Katolik NTT juga menyiapkan pengacara Marselinus Manek yang akan bergabung dengan pengacara lain untuk membantu mengungkapkan kasus tersebut.

Sementara saudara kandung korban, Jack Manafe, menyampaikan terima kasih kepada Ketua Pemuda Katolik NTT, Agus Payong Boli yang sudah mendatangi rumah duka, dan menyampaikan secara langsung rasa belasungkawa kepada pihak keluarga.

“Kami bersyukur kepada Tuhan, karena masih banyak orang yang mencintai kami keluarga besar Manafe, dan mau terlibat memberikan dukungan dalam mengungkap kasus pembunuhan ini,” ujar Jack Manafe.

Ia menerangkan, kasus pembunuhan yang dilakukan tersangka Randy merupakan pembunuhan yang sudah direncanakan. Sehingga pihak kepolisian harus segera mengungkap pelaku lain yang diduga turut terlibat dalam menghabisi nyawa kedua korban.

“Kami menduga kasus ini sangat terstruktur. Penyidik harus segera ungkap pelaku lain, demi menciptakan kedamain masyarakat NTT, khususnya Kota Kupang,” jelasnya.

Jack menegaskan, jika penyidik tidak dapat menuntaskan kasus itu, maka tentu akan meninggalkan asumsi buruk dimata publik, dan akan berdampak negatif bagi masyarakat..

“Sehingga kasus ini kami percayakan kepada pihak kepolisian, dan jangan sampai terjadi sebuah keputusan yang tidak adil,” tandasnya. (*)