Bupati Edi Endi pun mengajak semua pihak untuk menyambut positif karena sistem itu akan menjadi pedoman bagi masyarakat yang berada di daerah rawan tsunami untuk mengambil tindakan efektif dan efisien dalam rangka penyelamatan diri terhadap ancaman tsunami.
Selain itu sistem tersebut sangat penting bagi keamanan dan keselamatan masyarakat dan para wisatawan yang berkunjung ke destinasi pariwisata super prioritas Labuan Bajo.
Pada kesempatan itu Bupati Edi Endi mengingatkan agar masyarakat menjaga sarana dan prasarana sistem teknologi tersebut agar terhindar dari risiko vandalisme yang dapat mengganggu fungsi alat tersebut dalam mendeteksi risiko tsunami.
Dia pun meminta agar masyarakat diberi pelatihan atau simulasi agar mereka mampu menerjemahkan informasi yang diberikan sistem peringatan dini dalam bentuk tindakan evakuasi mandiri yang efisien dan efektif bila terjadi tsunami.
“Diperlukan komitmen dan kerja sama semua pihak agar bisa mewujudkan masyarakat Manggarai Barat yang tangguh terhadap bencana,” pungkas Bupati Endi. (*)



Tinggalkan Balasan