“Jadi 90 persen masyarakat masih di bawah angka kemiskinan. Baik itu petani dan pekerja swasta lainnya. Karena penghasilan mereka sangat menurun. Belum lagi masyarakat yang kehilangan kerja, hingga pemotongan gaji dari perusahan,” jelasnya.
Selain menjaga kestabilan harga harga bahan pokok tetap stabil, ia meminta Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk tetap menjaga dan memantau kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) hingga harga listrik jelang hari raya Natal dan Tahun Baru.
Pasokan BBM untuk listrik menjadi hal yang mutlak, sebab selama ini sering terjadi pemadaman, terutama saat-saat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.
“Kita minta pemerintah perhatikan semua persoalan yang sering terjadi ini,” tandas anggota DPRD NTT Komisi III ini. (*)



Tinggalkan Balasan