“Unika ajukan kebutuhan tenaga dosen dan pegawai administrasi, kemudian Yaspar lakukan seleksi administrasi dan kemampuan mereka, kemudian memutuskan hasil seleksi, selanjutnya mengumumkan hasil seleksi ke publik,” terangnya.

Para dosen Universitas Katolik Indonesia (Unika) Santu Paulus Ruteng, didorong untuk mengurus jabatan akademiknya. Karena, kualitas seorang dosen dapat diukur melalui jabatan yang di embannya.

Selain itu, seluruh biaya operasional Universitas Indonesia (Unika) Santu Paulus Ruteng, ditanggung oleh Yayasan. Keuangan yayasan diperoleh melalui mahasiswa, Pengelolaan aset dan modal, toko ATK milik yayasan, sewa pakai aula, sewa pakai lapangan sepak bola, sewa rumah dan tanah di Labuan Bajo, dan bunga bank melalui program investasi seperti deposito dan SUKUK atau ORI.

“Yayasan menerima bantuan dari pemerintah atau lembaga lain terutama dalam hal pembangunan beberapa gedung seperti gedung fakultas kesehatan dan Rusunawa, pengadaan peralatan laboratorium kesehatan dan pertanian,” jelasnya.