Dia mengatakan, pengelolahan sampah kertas yang dilakukan sangat berguna untuk mengasah kepekaan siswa untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar, serta memantik inisiatif siswa untuk mengelolah sampah jenis lainnya.

Proses pengelolahan sampah kertas menjadi karya seni dimulai dengan mengumpulkan bahan utama seperti kertas dari tempat pembuangan sampah di sekitar lokasi sekolah, kemudian dilebur dengan air hingga bahannya menjadi bubur kertas.

“Setelah itu, siswa diminta membuat desain untuk proses pengolahan kertas selanjutnya, dimana desain yang dibuat tercipta dari bentuk-bentuk flora yang ada disekitar sekolah,” jelasnya.

Untuk melatih kreativitas siswa, guru menerapkan teknik stilasi atau memperkaya objek dalam desain yang dibuat oleh siswa. Tahap selanjutnya proses pengeringan bubur kertas, kemudian dibentuk dan dirangkai berdasarkan ragam bentuk dari desain yang telah dibuat sebelumnya.

“Pada tahap akhir, mereka kemudian memberikan sentuhan warna, guna memperkaya kesan estetik dari produk kerajinan yang mereka buat,” terangnya.