Kata Wiratno, di NTT ada sekitar 29 kawasan konservasi mulai dari TWA Ruteng, TWA Riung, Alor dan lain-lain, sehingga akan dikembangkan bersama antara pusat dan daerah serta masyarakat dan pelaku usaha.

Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Alue Dohong mengatakan, peringatan HKAN 2021 ini sebagai gerakan kolektif bersama menjadikan konservasi sebagai gaya hidup generasi muda.

“NTT ini memiliki kekayaan hebat dan dibutuhkan keseriusan kita untuk mengelolanya. Harus lebih fokus. Kita dukung visi Probinsi ini harus maju secara ekonomi, dengan tata kelola alamnya yang baik, kemudia NTT juga maju secara sosial dan maju secara kultural,” katanya.

Wamen Alue menambahkan, semua pihak harus bersyukur karena memiliki Presiden Jokowi yanh visioner dan tidak pernah lelah bekerja bagi negara dan terus memberikan motivasi bagi rakyat Indonesia.

“Presiden kita itu orang yamg hebat dan visioner, melalui pertemuan di Glasgow dihadapan selurh Kepala Negara dan Pemerintahan dari berbahai negara beliau menegaskan pada optimisme pembangunan sektor kehutanan dan tata guna lahan di Indonesia terus naik. Ini tentunya harus juga kita laksanakan dengan baik di tingakat daerah,” jelas Wamen Alue.