Kerja sama ini ditindaklanjuti dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Ditjen Aplikasi Informatika dengan Pemerintah Kabupaten Manggarai pada Bulan Mei 2021 yang lalu.

Pada kesempatan lain, Ir. Windy Gambetta, M.B.A., selaku Tim Ahli/Konsultan penyusunan Masterplan Smart City Kabupaten Manggarai menyampaikan, melalui program ini pemerintah diajak untuk melihat pembangunan dengan cara yang inovatif.

Jadi sekalipun kegiatan yang dilaksanakan ada yang merupakan kerja-kerja lama, tapi dapat menggunakan cara-cara yang baru.

“Poin pentingnya adalah kolaboratif, sebuah pekerjaan tidak hanya dilakukan oleh satu perangkat daerah tapi lakukan secara bersama,” ucap Windy

Ia menambagkan, masterplan tersebut disusun untuk 10 tahun. Akan diambil beberapa contoh kegiatan yang kita sebut sebagai quickwin, misalnya untuk tahun depan dari 6 dimensi itu (smart government, smart economy, smart live, smart living, smart people, dan smart mobility) diharapkan ada masing-masing satu yang dilaksanakan.

Acara ditutup dengan penandatanganan komitmen oleh Pimpinan Perangkat Daerah dalam mendukung Kabupaten Manggarai menuju Smart City. (Pkp Manggarai)