Patut Ditiru! GenBI NTT Berbagi ke Panti Asuhan Syalom

GenBI NTT Berbagi ke Panti Asuhan Syalom (Foto: Resti Seli)

Kupang, KN – Generasi Baru Indonesia (GenBI) Komisariat Undana NTT mengadakan aksi berbagi ke Panti Asuhan Syalom, di Jalan H.R Koroh No.Km.8, Bello, Maulafa, Kota Kupang, pada Minggu (7/11).

Aksi berbagi ini merupakan program dari Divisi Pendidikan yang didalamnya menggelar dua kegiatan sekaligus, yaitu GenBI Mengajar dan GenBI Bagi Buku (Gebuk).

Fransiska Desi Purnama Sari, person in charge (PIC) kegiatan ini mengatakan, GenBI mengajar bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai Bank Indonesia (BI) serta pengetahuan umum kepada anak-anak panti. Ia menambahkan pemberian edukasi tersebut dilakukan oleh para anggota GenBI sesuai bidang ilmu masing-masing.

“GenBI mengajar itu kami (GenBI) berbagi tentang Bank Indonesia dan juga pengetahuan umum untuk menambah wawasan adik-adik. Kami berikan edukasi sesuai latar belakang pendidikan kami masing-masing. Ada yang matematika, akuntansi, dan sebagainya,” tutur Fransiska saat ditemui disela-sela kegiatan.

Dirinya juga menyampaikan, Gebuk sendiri merupakan kegiatan berbagi buku kepada anak-anak panti sebagai bentuk kasih dari GenBI.

Israfil, Koordinator Ketua Divisi sekaligus Penasehat Divisi Pendidikan kepada media ini menuturkan, sebagai frontliner atau garda depan BI, GenBI bertugas untuk memberikan edukasi seputar BI.

“Kami berikan edukasi seputar apa itu BI, apakah bisa menukar dan meminjam uang, apa saja produk-produk BI seperti Qris dan E-money. Itu semua karena kami adalah frontliner dari BI,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Pemkot Kupang Ajukan 3 Ranperda, Termasuk Penyertaan Modal Bank NTT

Lebih lanjut, untuk menambah semangat anak-anak panti, GenBI menyediakan doorprize berupa makanan dan minuman serta alat tulis.

Yuliana Wula Bulu, Pimpinan Panti Asuhan Syalom saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan sangat bersyukur dengan adanya kedatangan GenBI tersebut.

“Luar biasa, mereka (GenBI) bisa membantu kami mengajari anak-anak walaupun dengan waktu yang terbatas, tetapi saya bersyukur masih ada yang memberikan perhatian bagi mereka (anak-anak panti) untuk belajar,” kata Yuliana.

Yuliana juga menyampaikan, kehadiran GenBI merupakan salah satu jawaban dari Tuhan atas doa-doanya, pasalnya semenjak pandemi covid-19 melanda, jumlah kunjungan menurun.

“Selama ini kekhawatiran itu ada, tetapi saya dan pengurus lainnya terus berdoa. Tuhan pasti buka jalan, entah itu berupa uang, sembako, atau pun pengetahuan, dan salah satu jawaban Tuhan terbukti dengan kehadiran GenBI hari ini,” tambahnya.

Dirinya berharap agar kedepannya ada lagi kegiatan-kegiatan yang membangun seperti ini. Ia juga berharap semoga dengan hadirnya GenBI dapat menggugah hati nurani masyarakat untuk mau berbagi.

“Semoga ada lagi, kalau bisa setiap bulan itu ada 4 kali. Harapannya juga semoga semakin banyak yang mau berbagi dengan anak-anak disini,” tutup Yuliana. (Resti Seli)

error: Content is protected !!