Lebih lanjut Gubernur VBL menyampaikan selamat ulang tahun kepada Gereja Masehi Injili di Timor yang ke 74, serta berharap agar kolaborasi pemerintah dan gereja tetap terjalin dengan baik.
“Saya ingin gereja terus berpartisipasi serius dalam menyelesaikan persoalan-persoalan yang saat ini kita hadapi bersama dan saya juga berterima kasih serta mengucapkan kepada Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) yang merayakan hari ulang tahun yang ke 74 dan semoga GMIT terus berbenah serta terus membangun dalam kolaborasi dengan pemerintah. Saya melihat beberapa Klasis telah membangun sekolah-sekolah dan hal itu membuat kegembiraan untuk saya sebagai Gubernur, karena jika tidak ada pendidikan yang baik maka kita tidak akan mengenal Tuhan kita secara benar.”
Gubernur VBL juga menyampaikan bahwa Pemerintah dan Gereja mempunyai peran yang penting dalam mengatasi Stunting yang masih tinggi di NTT khususnya di Kota Kupang.
“Saat ini ada sebanyak 80.909 anak yang Stunting NTT dan mayoritas ada di Kota Kupang. Maka dari itu Pemerintah Provinsi dan Kota Kupang serta Gereja mempunyai peran bersama untuk berkolaborasi agar masalah Stunting ini dapat teratasi. Karena itu saya meminta kepada para pendeta yang hadir pada hari ini agar di dalam kotbah-kotbahnya meminta kepada orang tua yang mempunyai anak yang masih balita agar ditimbang dan di ukur agar jika anak-anak tersebut Stunting maka pemerintah dapat mengintervensi dengan memberikan makanan-makanan yang bergizi agar menyelamatkan anak-anak tersebut dari Stunting.”



Tinggalkan Balasan