“Tawaran awal Rp51 juta. Tetapi saat pelelangan ada penawaran tertinggi hingga Rp111 juta. Di situ ada selisi harga sekitar Rp58 juta, yang menjadi pemasukan bagi daerah,” terangnya.
“Sehingga, mekanisme ini juga akan kita gunakan untuk lelang 24 kendaraan dinas pada tahap pertama ini,” jelasnya menambahkan.
Proses lelang dibagi dalam empat tahap, berdasarkan rekomendasi dari Balai Lelang Negara, karena pada saat persidangan, pihak Balai Lelang juga dilibatkan.
“Kita tidak tahu pertimbangan teknis Balai Lelang Negara, sehingga kita diminta untuk lakukan lelang secara bertahap,” terang Alex Lumba.
Lelang kendaraan akan dibuka untuk masyarakat umum, sehingga siapapun bisa akses dan melakukan penawaran melalui portal yang akan disediakan oleh Pemprov NTT.
“Pelelangan tidak dibatasi. Siapa yang lakukan tawaran tertinggi maka dia yang dapat. Jadi bagi masyarakat luas bisa mengakses dan ikut berpartisipasi dalam pelelangan ini,” ungkapnya.
Dia menambahkan, proses lelang akan buka secara resmi, setelah pihaknya melakukan pengumunan selama dua hari berturut-turut melalui media cetak.



Tinggalkan Balasan