“Semua fasilitas dan sarana prasarana ini tentunya akan mendukung pelaksanaan Tri Dharma perguruan tinggi. Sehingga Unwira mampu berkompetisi dan berprestasi di level nasional maupun internasional,” jelasnya.

Dikatakan Rektor Unwira, kegiatan pembelajaran online terus dilakukan melalui platform Selwira. Para dosen dan mahasiswa terus dipacu untuk melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat serta KKN online yang hasilnya akan diterbitkan dalam jurnal, buku-buku ber-ISBN dan ber-HAKI.

Kualitas dosen Unwira pun terus ditingkatkan. Pada tahun ajaran ini Unwira mendapat tambahan 10 dosen bergelar doktor dari dalam dan luar negeri. Sehingga totalnya menjadi 31 orang doktor dan 24 orang calon doktor sedang merampungkan studinya.

Direncanakan setiap tahun Unwira Kupang akan mengirim 20 orang lainnya untuk melanjutkan studi doktor. Sehingga pada tahun 2025, Unwira Kupang harus memiliki minimal 75 orang dosen bergelar doktor, untuk melayani program magister dan 20 progran studi S1.

“Oleh sebab itu saya mengajak segenap civitas akademika Unwira, Yapenkar, Pemda dan masyarakat NTT untuk terus mendukung Unwira secara konstruktif demi kemajuan lembaga ini dengan terus mengirim mahasiswa untuk belajar di sini,” ungkap Pater Philipus.