“Para sarjana dan magister akan mengabdi bagi masyarakat dan umat baik yang ada di Indonesia maupun yang berada di luar negeri,” kata P. Dr. Philipus Tule, SVD.
Menurutnya, selama masa pandemi Covid-19 sejak awal Maret 2020, Unwira Kupang telah mewisuda secara online 1.325 sarjana dan magister. Momentum wisuda ini menjadi indikator kesuksesan pemanfaatan teknologi canggih serta bukti ketahanan daya resiliensi Unwira di tengah pandemi.
Segenap civitas akademika Unwira dituntut menyesuaikan diri dengan perubahan untuk menggunakan teknologi informasi canggih dalam pembelajaran jarak jauh atau online.
“Wisuda ini menjadi satu momen terbaik untuk menunjukan kepada publik bahwa dalam kondisi sulit seperti saat ini, Unwira pun tetap mampu menjalankan Tri Dharma perguruan tinggi dan berkontribusi demi pembangunan masyarakat, bangsa dan gereja,” tegas Pater Philipus.
Pakar Islamologi ini mengajak segenap civitas akademika Unwira dan Yapenkar (Yayasan Pendidikan Arnoldus Janssen) untuk tetap memberikan perhatian khusus pada investasi dan pengadaan sarana-prasarana yang lebih canggih demi suksesnya pembelajaran online.





Tinggalkan Balasan