Wabup Ngada menegaskan, Pemkab Ngada sebagai pemegang saham, terus mendukung eksistensi Bank NTT dalam bentuk kebijakan-kebijakan, untuk mengamankan kepentingan bank terutama dalam hal penyertaan modal.

“Pelayanan Bank NTT untuk masyarakat Kabupaten Ngada cukup luar biasa. Bahkan ada program-program yang diluncurkan untuk pemberdayaan UMKM. Itu sangat bagus,” tandasnya.

Ia menambahkan, ke depan ada lima desa di Kabupaten Ngada yang akan dijadikan Desa Model, dan akan didampingi oleh Bank NTT dalam upaya pemberdayaan dan peningkatan ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Direktur Utama Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemkab Ngada, yang telah berkomitmen menyerahkan inbreng sebagai penyertaan modal kepada Bank NTT.

“Atas nama pengurus, kita sangat bersyukur memiliki pemegang saham yang memiliki komitmen luar biasa bagi visi Bank NTT agar semakin maju,” kata Dirut Alex Riwu Kaho.

Menurutnya, saat ini yang paling dibutuhkan Bank NTT adalah daya tahan kelembagaan yang tentunya datang dari modal. Pemkab Ngada telah memilih untuk memanfaatkan aset-aset milik pemerintah yang selama ini belum dikelola secara produktif.