“Aplikasi ini menjadi instrumen bagi kemajuan NTT. Kita beradaptasi dengan mengadopsi teknologi digital yang aman dan komprehensif,” kata Gubernur VBL.
Menurutnya, aplikasi yang direncanakan, akan diluncurkan secara bertahap, dengan menggunakan nama bahasa daerah sebaagai bagian dari konsep e-government.
“Layanan ini mengadopsi teknologi informasi yang aman dengan tujuan memudahkan masyarakat. Yang membuatnya menjadi lebih spesial dibandingkan yang sudah diluncurkan di Provinsi dan Kota/Kabupaten lainnya adalah fitur kepastian dan keamanan identitas penggunaan,” jelasnya.
Di balik aplikasi itu, terdapat fitur verifikasi identitas berbasiskan artificial intelligence yang berguna untuk memastikan pengguna benar-benar warga yang menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang terdaftar di Provinsi NTT.
“Setelah dipastikan penggunanya, aplikasi ini mendigitalisasi KTP dengan keamanan tersertifikasi sehingga dapat digunakan untuk mengakses layanan publik yang aman dan mudah,” terang gubernur Laiskodat.



Tinggalkan Balasan