Dikatakannya, peluang usaha itu dimulai dari orang yang tidak menyadari produk kita.

“Tidak sadar ada masalah, tidak sadar butuh produk kita, tidak sadar butuh jasa kita. Tugas kita memberi edukasi sampai dia sadar melalui promosi dan publikasi. Mulai ada awareness kemudian interest atau minat. Dari minat timbulah consideration, dari situlah terjadi pembelian,” katanya lagi.

Sedangkan pihak Kemkominfo RI melalui Hasyim Gautama dalam sambutannya menyampaikan bahwa literasi digital sangatlah penting untuk membantu siapapun menciptakan peluang usaha.

“Konsep literasi digital bisa mengarahkan untuk menciptakan peluang usaha bagi diri sendiri. Informasi yang kita terima dari Medsos atau intenet terkait peluang-peluang usaha bisa dijadikan konsep untuk pengembangan diri yang selanjutnya diterapkan dalam keseharian kita. Coba kita cek di internet banyak peluang usaha yang ditawarkan, itu adalah literasi digital. Tinggal kita sesuaikan yang mana cocok dengan skill atau kemampuan kita,” jelasnya.

Turut hadir sebagai nara sumber, Dosen Pegiat Medsos dan Bisnis Digital Richardus Jundu, Pegiat Desa Digital Theresia Evarista Risa, Content Creator dan Youtuber Vianus Jebarus (Inji Bomaratha), dan Akademisi Ronaldus Don Piran. Webinar yang dihadiri ratusan peserta dari kalangan mahasiswa dan masyarakat umum itu dipandu oleh host Silfia Angela Norche H. (*)