Ia menjelaskan, kopra putih adalah produk turunan dari komoditi kelapa yang diolah sedemikian rupa sehingga menghasilkan kopra dengan warna putih bersih dengan tingkat kekeringan yang tinggi. Kopra putih yang dikembangkan untuk saat ini adalah jenis edible dan regular yang memiliki nilai jual yang lebih tinggi dibanding harga kopra hitam. Selain kopra, limbah sisa produksi kopra putih juga dimanfaatkan untuk diolah sebagai arang karbon.

Ia berharap, melalui usaha kemitraan antara Surya Pertiwi Agrojaya dan para petani kelapa, mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah kabupaten Flores Timur dan sekitarnya sehingga mendorong tingkat pertumbuhan ekonomi daerah menjadi lebih baik. (*)