Untuk diketahui, Getrudis menjada sejak 2017. Suaminya meninggal dunia. Saat ini Getrudis hidup bersama empat orang anak. Yang sulung menderita gangguan jiwa sejak 2014, yang kedua sedang mencari pekerjaan, yang ketiga dan keempat sedang sekolah di SMA dan SMP.

Untuk menghidupi keluarganya, Getrudis mengandalkan kebun kecil di Lawir dan menjual bensin eceran. Ia berharap, kelak ada pihak yang membantunya untuk membiayai perawatan anak sulungnya di panti ODGJ Renceng Mose.

“Anak, terima kasih untuk bantuan yang luar biasa ini. Semoga nanti ada pihak yang mau membantu membiayai anak saya Gery di Renceng Mose, supaya dia bisa sembuh,” tutup mama Getrudis. (*)