Sementara Getrudis menyampaikan terima kasih kepada pihak Pores Manggarai, rekan-rekan media dan semua pihak yang telah meringankan beban keluarganya.
“Terima kasih kepada bapak Kapolres Manggarai. Begitu banyak kebaikan dan ketulusan yang keluarga kami terima. Kami tidak pernah menyangka, begitu banyak pihak yang mau bantu kami. Terima kasih juga untuk anak-anak saya di media. Semoga Tuhan membalas semua kebaikan ini,” ucap Getrudi kepada wartawan di kediamannya, Jumat 8 Oktober 2021.
Ia menambahkan, selain Kapolres Manggarai, selama ini ada beberapa pihak lain yang telah membantu keluarganya dengan menyerahkan sembako dan sejumlah uang, termasuk membebaskan biaya uang komite di SMPN 4 Langke Rembong bagi anaknya yang bungsu.
Kepala Sekolah SMPN 4 Langke Rembong, Drs. Resman Wenseslaus Yan melalui sambungan telepon mengatakan, pihaknya sejak lama telah membebaskan uang komite bagi para siswa yang berstatus yatim piatu, termasuk putra bungsu Getrudis.
Untuk diketahui, Getrudis menjada sejak 2017. Suaminya meninggal dunia. Saat ini Getrudis hidup bersama empat orang anak. Yang sulung menderita gangguan jiwa sejak 2014, yang kedua sedang mencari pekerjaan, yang ketiga dan keempat sedang sekolah di SMA dan SMP.



Tinggalkan Balasan