Dia menjelaskan, untuk meraih prestasi emas pada PON Papua, dirinya berlatih menggunakan alat seadanya, dengan niat dan hati yang tulus.
“Karena motivasi saya untuk menonjolkan prestasi. Jadi sekalipun alatnya seadanya yang penting niat dan hati maka bisa meraih masa depan dan cita-cita,” jelasnya.
Sementara ayah Susanti Ndapataka, Maskur Ndapataka, menjelaskan, dirinya sangat bangga karena putrinya berhasil meraih medali emas, dan mengharumkam nama NTT di Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua XX.
“Kami sangat bangga sekali dengan prestasi yang diraih oleh Susan di PON Papua,” kata Maskur Ndapataka kepada sejumlah awak media.
Dia menjelaskan, aktivitas Susan sehari-hari adalah selalu berlatih dengan keras. “Jadi aktivitas Susan sehari-hari selalu berlatih pagi dan sore hari, untuk menjaga fisik dan staminanya,” terangnya.
Ia mengatakan, sebagai orang tua, dirinya ingin membeli fasilitas olahraga untuk menunjang latihan Susanti, karena selama ini anaknya hanya berlatih menggunakan alat seadanya.



Tinggalkan Balasan