Bupati Lembata Thomas Ola meminta panitia untuk harus punya keyakinan yang sama, bahwa Tuhan yang memulai perencanaan ini, Tuhan yang memulai peletakan batu pertama, Dia yang memberkati, Dia yang mengawal seluruh proses ini, dan Dia juga yang akan mengakhiri pembangunan gereja tersebut.
“Panitia harus komunikasikan. Jangan sampai kita datangkan semen banyak – banyak lalu ditumpuk sampai beku disini,” tutup Bupati Thomas Ola.
Sementara itu, Deken Lembata, RD. Philipus Sinyo Da Gomes dalam kesempatan yang sama memberikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi atas kehadiran Bupati Lembata bersama Ibu dan rombongan.
“Penghargaan dan terima kasih kepada Bapak Bupati bersama Ibu yang meluangkan waktu untuk hadir pada kesempatan ini. Saya memandang ini sebagai sesuatu yang luar biasa, sangat berkesan untuk saya pribadi, karena ini lah wujud nyata dukungan dan kerja sama antara pemerintah dan gereja,” ucap RD. Sinyo Da Gomes.
“Harapan saya dalam kesempatan acara gereja pada waktu yang lain, Bapak Bupati hadir karena gereja tidak bisa berjalan tanpa pemerintah,” tutupnya. (*)



Tinggalkan Balasan