Jakarta, KN – Berdasarkan survey Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tingkat literasi masyarakat Indonesia di tahun 2020 sebesar 40% dan indeks inklusi masyarakat Indonesia tahun 2020 sebesar 61,7%.
Data dari Otoritas Jasa Keuangan ditahun 2020 bahwa tingkat literasi dan inklusi masyarakat Indonesia World Bank menyampaikan bahwa jumlah aspiring middle class sebesar 150 juta dan KSEI juga melaporakan bahwa terjadi peningkatan jumlah investor pasar modal, di tahun 2018 terdapat 1,619,372 investor pasar modal, di Februari tahun 2021 terjadi peningkatan jumlah investor menjadi 4,515,103.
Data ini menunjukan bahwa banyak masyarakat Indonesia membutuhkan informasi dan panduan yang akurat, tepat dan terpercaya terkait keuangan sehingga tingkat inklusi keuangan masyarakat meningkat.
APJII mengumumkan bahwa jumlah pengguna internet di tahun 2020 sebesar 73,7 persen dari populasi masyarakat Indonesia. Data survey APJII juga menyatakan mayoritas konten yang diakses oleh pengguna adalah konten pembelajaran. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa masyarakat Indonesia saat ini memanfaatkan internet untuk mengakses informasi terkait konten-konten pembelajaran.



Tinggalkan Balasan