Direktur Pertemuan, Instentif, Konvensi dan Pameran (MICE) Kemenparekraf RI, Masruroh, S.Sos, M.AB menyampaikan, hari ini pihaknya mengadakan sososialisasi CHSE sekaligus mensimulasikan penerapan CHSE pada kegiatan-kegiatan tertentu.

“Dari mulai masuk semua harus swab antigen, harus jaga jarak, pakai masker, dan ketika selesai satu pembicara cover mic harus disemprot cairan antiseptic. Sebenarnya itu ada dalam pedoman CHSE yang langsung disimulasikan,” kata Direktur Pertemuan, Instentif, Konvensi dan Pameran (MICE), Masruroh, dalam jumpa Pers bersama wartawan di Hotel Aston Kupang.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut juga melibatkan pelaku UMKM yang ada di NTT, untuk membantu mereka memperkenalkan produk unggulan mereka.

“Peserta semua dapat voucher, jadi pasti terbeli produk mereka. Itu juga sekaligus menjadi pembelajaran untuk bagaimana menggunakan online payment,” jelasnya.

Masruroh berharap pasca penyelenggaraan kegiatan sosialisasi CHSE, semua sektor ekonomi khususnya pariwisata dan ekonomi kreatif di NTT bisa bergariah kembali khususnya dalam masa pandemi COVID-19.