“Yang mengikuti program Haydrink adalah kaum milenial di Kota Kupang, dan peserta hanya melampirkan KTP, foto lokasi penjualan, dan persyaratan lain untuk membuka rekening Bank BRI, serta pembayaran non tunai menggunakan aplikasi,” ucapnya.

Bunda Julie menerangkan, kelor merupakan makanan super food, memiliki kandungan gizi dan vitamin yang sangat bagus untuk kesehatan tubuh, terutama pada situasi pandemi COVID-19.

“Karena tubuh membutuhkan asupan nutrisi yang cukup, sehingga dapat meningkatkan daya tahan tubuh terhadap radikal bebas dan penyakit. Karena menurut penelitian, kelor NTT merupakan terbaik kedua di dunia, setelah kelor dari Canary-Spanyol,” ungkap Bunda Julie.

Sejak awal diinisiasi, peluncuran Haydrink telah melalui sejumlah proses, di mana tim Dekranasda NTT dan Dapur Kelor Indonesia melakukan penjaringan terhadap kaum milenial dan pihak lainnya untuk dapat berkolaborasi.

“Seperti penjaringan peserta, pelatihan berkolaborasi dengan pihak Bank BRI, pelatihan untuk meracik minuman Haydrink, serta jasa transportasi online Grab yang memiliki fitur Grab food, sehingga memudahkan pemesanan produk,” jelasnya.