“Di gunung itu kami kaya akan sumber daya alam, tetapi mobilitas orang dan sumber daya alam itu terkendala karena infrastruktur jalan,” tegas Langoday.

Sementara Sekretaris Daerah Kabupaten Lembata, Paskalis Tapobali menyampaikan, dokumen yang harus dilengkapi saat ini adalah berkaitan dengan titik koordinat dan peta lokasi.

“Tim di lapangan telah berproses. Tinggal sekembalinya beliau dari pelantikan akan memperbaharui seluruh administrasi bukan atas nama Plt, tetapi atas nama Bupati,” kata Paskal Tapobali.

Menurutnya, jika semua dokumen telah diupload ke dalam aplikasi refina, maka dalam waktu dekat yaitu bulan Oktober 2021, dana pinjaman tersebut segera cair tahap pertama sebesar 25%. Selanjutnya pencairan tahap kedua yaitu 45% dan 30% tahap terakhir.

“Seluruh fokus pada jalan. Memang porsi paling besar ada dalam kota. Belum menuntaskan seluruhnya, tetapi kita melihat dari aspek fungsi jalan dalam tata ruang. Lokal primer kita utamakan, kalau yang sekunder seperti lorong secara perlahan kita menggunakan pendekatan lain,” tandas Sekda Paskal Tapobali.