“Kenapa perusahan tidak memberikan hak dan kewajiban kepada tenaga kerja atau karyawan yang bekerja selama ini di perusahan itu,” jelasnya.

Sementara Zwenglee Faley, yang merupakan salah satu pengurus IKKA Kupang, mengatakan, menyikapi persoalan itu, IKKA akan menggelar aksi simpati dengan melakukan gerakan koin untuk membantu manajemen Timex dalam melunasi hak karyawannya.

“Jadi menyikapi masalah ini bukan habis hari ini. Tetapi kami akan lakukan aksi simpati gerakan koin yang dimulai hari ini, hingga batas waktu yang tidak ditentukan,” jelasnya.

Dia menyebut, pihaknya akan mengumpulkan donasi berupa uang recehan, dan akan menyerahkan langsung kepada pihak manajemen Timex untuk membantu mereka dalam memenuhi hak karyawannya.

“Aksi koin ini bertujuan membantu manajemen PT Timor Expres Intermedia untuk membayar hak dan kewajiban mereka kepada karyawannya. Salah satunya saudara kami Obet Gerimu,” terangnya.