“Karena itu, tadi malam kita berkomunikasi dengan pihak Renceng Mose (Klinik Jiwa di Manggarai), dan pihak Renceng Mose bersedia, karena memang masih ada ruang untuk perawatan dan penanganan di sana,” ucap Lody Moa dan menambahkan, biaya perawatan ketiga ODGJ, seluruhnya ditanggung oleh pemerintah.

Lebih lanjut, menurut Lody Moa, Bupati Hery juga menyampaikan bahwa mulai tahun ini, akan ada anggaran khusus untuk penanganan ODGJ di Manggarai.

Sementara itu, Direktur Klinik Jiwa Renceng Mose, dr. Ronal Susilo pada kesempatan lain menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah, karena tidak membiarkan Renceng Mose berjalan sendiri.

“Pasien-pasien ini kami jemput, lalu kami antar ke Renceng Mose. Selanjutnya untuk urusan teknis, biar kami yang merawat mereka. Tapi untuk mereka yang baru masuk ini, tidak langsung dirawat bersama, tetapi ada ruangan isolasi khusus. Setelah satu minggu, nanti baru dirawat gabung. Agar adaptasinya bisa berjalan dengan baik,” jelas dr. Ronal Susilo.

Ia menambahkan, saat ini ada 28 pasien ODGJ yang dirawat di Klinik Jiwa Renceng Mose. Klinik tersebut masih bisa menampung hingga 36 ODGJ.