Karena pihaknya telah memiliki banyak pasien dan sudah menjalin kontrak tahunan, demi mendapatkan pelayanan Home Care di rumah pasien masing-masing.

“Ini pukulan yang sangat luar biasa. Kami punya banyak pasien. Dan ketika kami disuruh berhenti operasi, bagaimana dengan pasien ini? Secara hati nurani, kami sangat terpukul. Kejadian ini berjalan sudah satu minggu,” ucap dr. Elkridus.

Pasca mendapat teguran dari Dinkes, pihaknya berpikir hanya melengkapi seluruh kekurangan yang menjadi tuntutan dinas, dan klinik langsung kembali beroperasi untuk melayani masyarakat. Namun hingga sekarang belum.

“Jadi kami harap hari Senin besok bisa ada kabar baik dari Dinkes Kota Kupang. Semoga kami sudah mendapatkan lampu hijau untuk melakukan pelayanan. Karena secara hati nurani, tanggung jawab moral kami terhadap masyarakat sangat terganggu,” ucapnya.

Dia menambahkan, dalam kasus tersebut, pihaknya tidak ingin menyalahkan siapapun. Semua teguran diterima, dihargai, dan Klinik King Care siap berbenah untuk jauh lebih baik ke depan.