Sebagai Direktur Klinik, Elkridus sangat berharap kepada Dinas Kesehatan Kota Kupang untuk segera memberikan surat rekomendasi kepada Klinik King Care agar dapat beroperasi kembali seperti sedia kala.

“Sebab semua kekurangan sudah kami lengkapi, jadi kami harap Dinkes bisa punya kebijakan. Karena dengan niat baik, kami telah mematuhi semua teguran dari dinas. Bahkan masih dalam teguran lisan kami langsung patuh,” harapnya.

Ia menuturkan, pihaknya merasa terpukul, terhadap kebijakan yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kota Kupang, untuk menghentikan sementara semua layanan kesehatan bagi masyarakat.

Karena pihaknya telah memiliki banyak pasien dan sudah menjalin kontrak tahunan, demi mendapatkan pelayanan Home Care di rumah pasien masing-masing.

“Ini pukulan yang sangat luar biasa. Kami punya banyak pasien. Dan ketika kami disuruh berhenti operasi, bagaimana dengan pasien ini? Secara hati nurani, kami sangat terpukul. Kejadian ini berjalan sudah satu minggu,” ucap dr. Elkridus.

Pasca mendapat teguran dari Dinkes, pihaknya berpikir hanya melengkapi seluruh kekurangan yang menjadi tuntutan dinas, dan klinik langsung kembali beroperasi untuk melayani masyarakat. Namun hingga sekarang belum.

“Jadi kami harap hari Senin besok bisa ada kabar baik dari Dinkes Kota Kupang. Semoga kami sudah mendapatkan lampu hijau untuk melakukan pelayanan. Karena secara hati nurani, tanggung jawab moral kami terhadap masyarakat sangat terganggu,” ucapnya.