Karena itu, sebagai wakil rakyat ia tetap membangun kerja sama dengan semua pihak termasuk Puskesmas dan Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten, untuk menekan angka stunting di Kabupaten Manggarai.
Menurut Yeni, untuk menurunkan masalah stunting tidak segampang membalikan telapak tangan. Karena meski selama ini ada banyak program stunting baik dari Dinkes dan OPD lain, namun tetap saja angka stunting di NTT dan Manggarai masih sangat tinggi.
“Artinya harus dievaluasi, kenapa program-program selama ini yang sudah dibuat dan anggarannya sudah ada, ternyata tidak berdampak menurunkan angka stunting secara signifikan,” ucapnya.
Polanya itu mungkin perlu dilihat kembali, dan harus ada yang perlu diperbaiki, agar penanganan stunting di NTT maupun di Manggarai betul-betul sesuai harapan, sehingga angka stunting itu bisa menurun secara signifikan.
Lebih jauh, Yeni menjelaskan bahwa, penanganan stunting bukan hanya dari sisi asupan gizi anak saja, tetapi tentunya juga difokuskan pada ibu hamil.
Selain menyerahkan bantuan alat timbang digital anak, Yeni juga menyumbang TV, parabola dan receiver untuk digunakan di Puskesmas Nanu.



Tinggalkan Balasan