Karena itu, kegiatan rohani ini dilakukan sebelum plebiscito (semacam referendum meminta suara rakyat untuk mengubah Konstitusi Chile) dan menjelang pemilihan presiden Chile yang akan dilakukan pada November tahun ini.

Penulis bersama warga Chile / Foto: Leo de Jesus Leto

Dalam melakukan devosi dan adorasi Sakramen Mahakudus di atas helikopter, P. Lucho didampingi oleh dua orang ibu, Marcela dan Andrea. Mereka ingin mewujudkan misi mulia Ibu Sandra, yaitu menaburkan benih kabar gembira dari Tuhan Yesus dan berkat agung dari Sakramen Mahakudus kepada seluruh warga Chile terutama warga di ibukota Santiago dari atas langit.

Satu hal lagi yang tidak kalah menariknya ialah sang Pilot Nikolas Bornad adalah seorang Protestan meminta kepada P. Lucho dan dua ibu itu agar mendoakannya dalam devosi dan adorasi.

Selama dua setengah jam berdevosi dan menyembah Sakramen Mahakudus di atas helikopter mereka bekeliling untuk memberkati beberapa tempat vital di kota Santiago dengan Sakramen Mahakudus seperti tempat doa (santuario) Maipu, Istana Presiden dan Istana Pereira tempat di mana para wakil rakyat Chile sedang menysusun Undang-Undang baru Chile. Sungguh luar biasa semangat kerasulan P. Aloysisus Tamonob, SVD bersama kelompok doa Rosario Mar a Mar dan Mater Fátima.

Biodata singkat tentang Penulis:
Nama: Leo de Jesus Leto, SVD asal Belu, NTT.
Penulis adalah alumnus STFK Ledalero
Saat ini bertugas sebagai misionaris sedang berkarya di Chile.
(*)