Sebagai warga negara, Emanuel Manda menegasakan akan tetap mengikuti semua proses hukum yang berlaku. “Kalau saya terbukti salah, saya siap dipenjara. Biar Tuhan yang lihat,” ujar Emanuel kepada wartawan.
Atas pertistiwa tersebut, dirinya merasa kecewa terhadap petugas Satgas COVID-19 Kabupaten Sikka, yang telah melakukan tindakan anarkis di kediamannya.
“Kejadian itu menyebabkan luka di pelipis kanan dan lebam. Mereka tidak mendatangi saya, meski hanya sekadar menunjukan empati terhadap peristiwa itu,” tandasnya. (*)
Halaman



Tinggalkan Balasan