Ruteng, KN – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Manggarai, Jimur Siena Katrina memiliki tekad besar untuk membawa Partai PAN tetap eksis pada Pemilu tahun 2024 mendatang.
Jimur Siena Katrina merupakan kader perempuan, yang dipilih Ketua Umum (Ketum) PAN, untuk nahkodai DPD PAN Kabupaten Manggarai periode 2020/2025. Pemilihan ketua dilaksanakan di Jakarta, 31 Mei 2021.
Menurutnya, sebagai ketua DPD Kabupaten Manggarai yang diamanatkan langsung oleh Ketua Umum PAN, dirinya siap berjuang untuk mengembalikan kejayaan Partai PAN pada Pilkada yang akan dihelat tahun 2024 mendatang.
“Yang pegang palu di tahun 2024 harus dari PAN. Kalau bisa, kami akan merebut jabatan Bupati Kabupaten Manggarai dengan cara kami masing-masing,” ujar Siena kepada wartawan, usai rapat perkenalan pengurus DPD PAN, Senin 12 Juli 2021.
Dia menjelaskan, untuk membesarkan PAN, dirinya siap berjuang dan bekerja keras bersama para pengurus partai di Kabupaten Manggarai untuk mengembalikan kepeecayaan dan kecintaan masyarakat terhadap PAN.
“Kami sadar, bahwa ini bukan merupakan pekerjaan yang gampang. Tetapi kami akan coba dengan cara kami sendiri,” ungkap Siena.
Selanjutnya, DPD PAN mengunjungi 12 kecamatan di Kabupaten Manggarai untuk menemui pengurus DPC. Dan ternyata simpati dan kepercayaan masyarakat terhadap PAN mulai memudar atau menurun.
“Artinya, mungkin ada kejenuhan kepada PAN. Sehingga, kami akan membenah lagi manajemen partai agar masyarakat kembali mempercapai PAN,” terangnya.
Untuk meraih kepemimpinan dalam dunia politik bukan merupakan sebuah hal mudah bagi kaum wanita. Berkat militansinya, Siena hadir sebagai Ketua DPD PAN untuk melayani dan memperjuangkan kepentingan rakyat Kabupaten Manggarai.
Kepercayaan yang dimandatkan kepadanya merupakan sebuah bentuk amanah dan panggilan terberat yang harus dijalani. Meski dirinya mengakui tidak hebat.
“Setelah saya di pilih, memang ini adalah amanah dan panggilan terberat bagi saya, karena saya tahu betul saya bukanlah perempuan hebat, tapi saya akan belajar dari tokoh yang hebat, mentor atau guru Alm. Bapak Lorens,” jelasnya.







Tinggalkan Balasan