Dalam kunjungannya ke Desa Tuamese, Kecamatan Biboki Anleu, Kabupaten Timor Tengah Utara, Dirut Bank NTT menyempatkan diri memberikan pemahaman terkait penggunaan mobile banking Bank NTT kepada masyarakat setempat.

Sosialisasi tersebut merupakan sebuah langkah pra kondisi bagi warga Desa Tuamese, yang bakal mendapat bantuan BTS (Based Tranceiver System), dari Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika (BAKTI) untuk meretas akses teknologi dan informasi.

Dalam sambutannya, Dirut Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho mengatakan, jika nanti program pembangunan BTS sudah masuk ke Desa Tuamese, maka masyarakat bisa memafaatkan mobile banking Bank NTT.

Di dalam mobile banking Bank NTT ada kanal-kanal yang bisa membantu masyarakat untuk berwirausaha.

“Misalnya jual beli pulsa reguler atau pulsa listrik. Bisa juga digunakan untuk terima bayar Samsat, PBB, BPJS Ketenagakerjaan, ataupun layanan transfer uang untuk anak-anak yang sedang kuliah di Kupang atau di mana saja. Mobile banking Bank NTT bisa menerima semua jenis pembayaran dalam skala tertentu,” ujar Dirut Alex Riwu Kaho.