“Itu laba kami tercatat per hari ini. Dan ini merupakan capaian yang sangat luar biasa. Karena badai Covid-19 ini sangat mempengaruhi kinerja perbankan secara keseluruhan,” ucap Riwu Kaho.
Dari sisi kredit, Bank NTT juga mencatat pertumbuhan yang sangat baik. Pasalnya dalam jangka waktu setengah tahun, pihaknya mampu mencapai ekspansi yang sangat luar biasa.
“Dalam setengah tahun, kita mencapai ekpansi Rp1 Triliun, meski situasi yang sangat sulit bagi penyerapan kredit. Penghimpunan dana pun mengalami peningkatan yang signifikan. Sejauh ini kita mampu menghimpun dana sampai Rp13 Triliun,” jelas Dirut Bank NTT Alex Riwu Kaho.
Dengan pertumbuhan laba yang sangat luar biasa, Dirut Alex Riwu Kaho berharap agar Bank NTT mampu memberikan kontribusi nyata bagi deviden dan PAD di Kabupaten Belu dan seluruh Kabupaten/Kota. Terutama dalam situasi sulit karena refocusing anggaran.
“Pencapaian ini karena kita miliki para pemegang saham yang hebat dan luar biasa, dan mau berkomitmen untuk kemajuan Bank NTT. Sehingga Bank bisa terus mendapat banyak suport dari para Bupati khususnya di Kabupaten Belu,” terangnya.





Tinggalkan Balasan