Upaya yang diperlukan dalam menangani permasalahan tersebut adalah dengan menggunakan strategi optimalisasi pemanfaatan yang adil bagi semua pihak yang terkait dalam pengelolaan rumput laut ini. Untuk strategi yang dilakukan ini dapat dilihat dari beberapa aspek permasalahan yang sering terjadi. Aspek permasalahan yang pertama adalah kualitas bibit rumput laut, agar pemanenan rumput laut tidak mengalami kerugian akibat hama, maka diperlukan bibit dengan kualitas yang baik. Untuk memperoleh bibit yang berkualitas baik, pemerintah memiliki peran yang sangat penting disini atau dengan kata lain pemerintah melakukan program pemberian bibit rumput laut dengan kualitas yang baik kepada pembudidaya. Aspek permasalahan yang kedua adalah kualitas dan kuantitas dari rumput laut dimulai dari proses pemanenan, pengeringan, dan penanganan lepas panen. Kurangnya pengetahuan mengenai proses pemanenan, pengeringan, dan penanganan lepas panen rumput laut menjadi salah satu faktor utama dalam kualitas dan kuantitas yang rendah. Salah satu strategi yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan melakukan sosialisasi terhadap pembudidaya rumput laut tentang bagaimana cara pemanenan rumput laut yang baik dan benar. Selain itu pemberian sosialisasi tentang pengolahan rumput laut juga dapat dilakukan untuk membantu para pembudidaya dalam meningkatkan pendapatannya. Salah satu contoh pengolahan rumput laut yang dapat dilakukan adalah pembuatan rumput laut setengah jadi dan juga pembuatan minuman dari rumput laut yang dapat meningkatkan nilai jual sehingga membantu perekonomian masyarakat pembudidaya rumput laut. (*)

Penulis adalah mahasiswi Fakultas Bioteknologi, Universitas Kristen Duta Wacana, Daerah Istimewa Yogyakarta.