“Karena Rabu kemarin, teridentifikasi ada lima orang pelaku perjalanan yang positif Rapid Tes Antigen. Kita juga minta masyarakat lebih waspada, hindari kerumunan, pakai masker dan cuci tangan,” ungkap Mo’a.

Berdasarkan data yang dihimpun Satgas Covid-19, dari lima orang pelaku perjalanan, tiga diantaranya merupakan warga Kecamatan Langke Rembong, Kecamatan Ruteng, satu Reok Barat.

“Yang dari Langke Rembong ini salah satunya dikarantina di Wisma Atlet Golo Dukal, sementara dua lainnya dilakukan karantina di rumah masing-masing,” jelas Mo’a.

Dari hasil tracking, kata dia, pihaknya menemukan sejumlah masyarakat yang diduga telah melakukan kontak erat dengan para pelaku perjalanan. “Jadi untuk sementara mereka di isolasi di Efata selama 4-5 hari dan akan dilakukan tes,” ungkapnya.

Dia menuturkan, Pemerintah Kabupaten Manggarai sedang memikirkan untuk mengaktivkan kembali Wisma Atlet agar digunakan sebagai lokasi karantina terupsat bagi masyatakat yang terpapar Covid-19.

“Karena selama ini, banyak yang melakukan karantina mandiri di rumah, tetapi sulit untuk mematuhi prorokol kesehatan. Sehingga ini menjadi dasar kami untuk aktifkan kembali Wisma Atlet di Stadion,” ucapnya.