Menurut Jeriko, masih banyak warga Kota Kupang yang sangat membutuhkan uluran tangan penerintah melalui program beda rumah. Namun karena Pemkot alami keterbatasan anggaran, sehingga program bedah rumah lebih dipriotitaskan bagi rumah warga yang tidak layak huni.

“Mohon doanya, agar kami tetap sehat dan diberikan kekuatan oleh Tuhan untuk terus membantu saudara-saudara kita yang hidupnya sangat susah di kota ini,” pungkasnya.

Perwakilan keluarga Esau Hanok Loe, Yeskiel Haekase menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Kupang yang sudah berkenan membantu saudara mereka melalui program bedah rumah.

Menurut Yeskiel, keluarga sangat tersentuh dengan ketersediaan Wali Kota untuk kedua kalinya datang di rumah mereka. “Sekitar dua minggu lalu, Wali Kota datang untuk memantau langsung proses awal pekerjaan bedah rumah,” jelasnya.

Dia menjelaskan, Wali Kota Kupang telah menepati janjinya bahwa, proses pembangunan rumah milik Esau Hanok akan diselesaikan dalam jangka waktu dua minggu.

“Program ini seperti yang ditargetkan. Bedah rumah ini merupakan program yang luar biasa. Karen menyentuh langsung masyarakat kurang mampu,” tandasnya.