“Terima kasih adik -adik OMK yang sudah mengunjungi kami di Stasi ini yang begitu bersemangat dan berusaha untuk ada bersama kami disini dan ini merupakan suatu hal yang baik untuk membina mental anak-anak kami disini, ” ungkap Theodorus pada kesempatan itu.

Theodorus mengatakan kehadiran OMK itu dapat melatih anak-anak setempat untuk dapat membina mental.

“Sehingga mereka dapat menjadi pemimpin untuk menggantikan kami ketika orang tua yang ada di Stasi sudah tidak ada lagi. Apalagi ditempat yang sangat sulit dijangkau,” jelasnya.

Menurutnya, di tempat yang sulit seperti di Stasinya, di mana mayoritas masyarakat setempat notabene umat Katolik sangat minim.

“kehadiran adik-adik membawa inspirasi bagi kami disini yang mana ada kebijaksanaan sehingga ke depan adik-adik dapat menjalankan tugasnya sebagai pemimpin dan pelayan di Stasi ini,” ujarnya.

Kepada OMK, Theodorus berpesan agar OMK untuk terus menjalin silaturahimi yang baik untuk terus menopang pendidikan, pembangunan sosial, kesehatan, saling menolong dan saling peduli terhadap sesama.