“Hasil riset Bank Dunia, negara atau daerah yang mampu mendigitalisasi bidang pemerintahan dan sosial masyarakat, maka akan semakin cepat pertumbuhan perekonomiannya,” terang gubernur VBL
Dia menjelaskan, untuk mengentaskan kemiskinan di NTT, diperlukan data kemiskinan masyarakat yang tepat dan akurat, sehingga proses pengentasan dapat berjalan secara cepat dan lebih tepat
“Harus saling percaya pada data yang ada, serta sistem yang baik dalam mengentaskan kemiskinan. Tidak bisa kerja sendiri-sendiri. Harus ada kolaborasi dalam digitalisasi yang menuju kesatuan kinerja bersama secara profesional,” terangnya
Sementara Inspektur Daerah NTT, Ruth Laiskodat mengatakan, Kantor Inspektorat dibangun menggunakan dana yang bersumber dari APBD TA 2020-2021. “Hari ini merupakan hari bersejarah dimana sejak Provinsi NTT dibentuk pada 20 Desember 1958, baru kali ini kami memiliki gedung kantor sendiri,” jelas Ruth Laiskodat
Pembangunan Gedung Kantor Inspektorat dilaksanakan sejak tahun 2020 lalu, dan tidak lepas dari dukungan penuh Gubernur, Wakil Gubernur NTT, Ketua DPRD dan Komisi III DPRD NTT dengan jumlah anggaran sebesar Rp10.035.200.000





Tinggalkan Balasan