“Masyarakat juga harus tetap memberikan informasi kepada polisi. Jika ada yang menawarkan tawaran yang menggiurkan. Atau langsung bertanya kepada keluarga,” jelasnya.
AKBP Aldinan RJH Manurung menerangkan, pelaku Yustinus Tanaem dan korban Marsela Bahas sudah berkenalan sejak bulan September lalu melalui sarana media sosial facebook.
“Berdasarkan penelusuran, ternyata mereka berdua sudah kenal melalui pertemanan media sosial dengan akun Putri Sulung dan Ary Tyo Tyo,” ungkapnya.
Sebelum melakukan pemerkosaan dan pembunuhan terhadap korban, keduanya sudah sering melakukan pertemuan sebanyak sepuluh kali.
“Pada pertemuan ke sebelas kalinya, pelaku menjanjikan korban untuk diberikan Handphone, jika mau berhubungan badan dengannya. Dan mereka bersepakat untuk bertemu di TKP,” terangnya.
Berdasarkan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), kata Kapolres Aldinan, pelaku berani menghabisi nyawa korban karena takut. Lantaran saat itu korban sempat berteriak minta tolong ketika pelaku hendak memperkosanya.





Tinggalkan Balasan